SIKAP JUJUR MEMBAWA KESELAMATAN
SIKAP JUJUR MEMBAWA KESELAMATAN
Diantara
sifat hamba yang paling agung adalah jujur dan sifat seorang hamba yang
paling hina adalah bohong. Kadang-kadang anda melihat seseorang yang
secara sepintas lalu dilihat dari penampilannya sangat menarik, namun
tiba-tiba anda dikejutkan oleh kenyataan bahwa ia seorang pembohong.
Orang yang suka berbohong dapat dilihat dari sikapnya yang suka kepada
hal-hal yang aneh, suka memuji diri sendiri, jka berbicara sangat cepat,
seolah-olah tanpa di sela dengan nafas, jika berbicara nampak ragu dan
suka bersumpah.
Sikap
bohong tidak muncul kecuali dari jiwa yang rendah dan hati yang kotor.
Sesiapa yang membiasakan dirinya berkata jujur, maka sifat jujur akan
menjadi watak dasar baginya. Cukup bagi seseorang dikatakan sebagai
pembohong jika dirinya selalu mengatakan semua yang ia dengar. Sesiapa
yang sedar bahwa sifat pembohong adalah yang menyebabkan nama baiknya
tercemar, kedudukan dan kehormatannya tercoreng, serta harga dirinya
jatuh, maka ia pasti akan menghilangkan sifat yang satu ini dari
dirinya.
Hendaklah
setiap orang berhati-hati terhadap sikap mengganggap remeh sedikit
kebohongan ketika sedang bercanda atau ketika sedang berbicara hal
lainnya. Karena sedikit kebohongan dapat membawa seseorang kepada
kebohongan yang lebih banyak. Sesiapa yang banyak bercakap, maka ia akan
banyak salahnya.
Cukup
bagi seseorang satu pujian bahwa dirinya adalah orang yang selalu
bersiakp jujur. Karena sikap jujur bagaikan satu mahkota yang disematkan
diatas kepala yang mempunyainya. Sifat jujur dapat membuat seseorang
selalu dimuliakan di setiap pertemuan, selalu dipuji disetiap tempat dan
setelah meninggal dunia, ia meninggalkan nama yang harum.
Adapun
orang yang mempunyai sifat pembohong, maka ia menjadi seorang yang
rendah, hina, tidak mempunyai nilai dan tidak ada kebaikan sama sekali
di dalam dirinya yang dapat diharapkan. Oleh karena itu, jujrlah di
dalam setiap pembicaraan dan jagalah lisanmu dari kekeliruan ucapan.
Oleh : S.Peno
Sumber : Hakadha haddathana al-zaman ( Dr.'Aidh Abdullah Al-Qarni )
kirim ke teman | versi cetak | Versi PDF
Visitors :53773 Org
Hits : 184974 hits
Month : 474 Users




