TKW Asal Surabaya Dikabarkan Disiksa Majikannya di Yordania
TKW Asal Surabaya Dikabarkan Disiksa Majikannya di
Yordania
Foto: Rois Jajeli Surabaya - Aksi kekerasan terhadap para tenaga kerja
wanita (TKW) di tanah rantau tak pernah ada habisnya. Kali ini, Hartini (37),
warga Kalimas Hilir I B Gang Ponten, Nyamplungan, Surabaya, dikabarkan disiksa
majikannya di Oman, Yordania.
"Istri saya menelpon ke saya, katanya
disiksa majikannya di Oman," ujar Busar (38) suami Hartini saat bincang-bincang
dengan detiksurabaya.com, di rumahnya, Minggu
(21/11/2010).
Busar yang sehari-hari bekerja sebagai pengayuh becak di
kawasan Ampel menceritakan, istrinya berangkat ke Oman pada tahun 2009. Busar
mengaku tak hafal bulan berapa Hartini berangkat ke Yordania. Istrinya berangkat
melalui sebuah perusahaan PJTKI di Jakarta.
Bapak 3 anak ini
mengungkapkan, sejak 3 bulan lalu, istrinya sering menghubunginya melalui
handphone dan mengabarkan kalau Hartini sudah tak tahan lagi bekerja di rumah
majikannya di Oman. Istrinya bercerita sering dihajar dan mendapat perlakuan
kasar.
"Tini telpon ke kulo, terose sering dihajar kale majikanne.
Sirane, gegere sering digepuki nganggeh sekrop (Tini menghubungi ke saya,
katanya sering dihajar oleh majikannya. Kepalanya, punggung sering dipukul
dengan sekrop,red)," tutur Busar dalam bahasa Jawa yang kental.
Perlakuan
kasar dialami Hartini lagi, tangannya disiram air panas. "Saderenge lebaran
haji, Tini nelpon maleh. Terose pun mbonten kuat maleh, nyuwun ngusahaken
wangsul (Sebelum hari raya haji atau Idul Adha, Tini menghubungi lagi. Katanya,
sudah tidak tahan lagi dan minta diusahakan pulang,red)," tandasnya...detikcom
kirim ke teman | versi cetak | Versi PDF
Visitors :53772 Org
Hits : 184968 hits
Month : 474 Users




